Di blog ini saya sering memakai istilah pws atau people with stutter, cara halus menyebut orang yang gagap daripada pakai istilah penyandang, pengidap apalagi penderita. Saya mempelajari ini selama sering menulis dan membaca sambil tentu saja berempati kepada orang lain. Di bidang support group tema apapun, singkatan pw atau people with ... merupakan istilah yang sudah umum dipakai. Di bidang yang dalam beberapa tahun belakangan ini menjadi sorotan, HIV dan AIDS misalnya, dipakai istilah PWA atau PWHA (people with AIDS atau people with HIV/AIDS). Sorotan yang meluas sampai ke Indonesia, membuat negara kita punya istilah khusus, dengan menerjemahkannya menjadi ODHA (orang dengan HIV/AIDS).
Tema gagap memang tidak terlalu dianggap penting. Kalau di Amerika dan negara-negara lain ada support group, asosiasi, LSM bertema gagap, bahkan ada pertemuan internasionalnya, di Indonesia tema ini tidak terlalu menonjol. Saya sendiri juga nggak terlalu menganggap perlu sekali ada badan seperti ini, karena saya toh bisa mengatasinya, sanggup survive. Namun kalau lihat-lihat support group yang ada di luar negeri, jadi ngiri juga, rasanya menyenangkan sekali kalau para pws di Indonesia punya support group yang bisa saling membantu, ada tempat buat menumpahkan uneg-uneg, dan sebagainya. Syukur kalau suatu saat nanti ada istilah bahasa Indonesianya untuk pws. Tapi saya kok nggak sreg ya pakai istilah "orang dengan....." Sementara pws dulu aja ya.
16 years ago